(Puisi) Tempat Perhentian

Tempat Perhentian
Oleh : Sonya A. Pandiangan 


Seperti serpih yang tertiup angin
Terjatuh di berbagai tempat lalu tertiup lagi
Terbawa tak tentu arah
Terus tertiup jauh dan semakin jauh

Satu tempat lalu tertiup
Dua tempat kemudian jenuh
Akankah tertiup lagi?
Akankah terus mencari?

Saat mata tertutup tempat itu ada
Dimana? Kapan? Tak ada jawab, sepi
Dan lagi menutup mata yakinkan untuk percaya
Ya, tempat indah itu sungguh ada


Medan, 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Catatan) Sendiri

(Kisah) Pagi Dunia

(Puisi) AKU