(Catatan) Refleksi Diri
Ada saatnya jiwamu membatin Bergelut dengan berjebah rasa yang mampu memaksamu menolak tegas segala bentuk nalar positif Membuatmu terjebak dalam berbagai stigma populer Merasa hidup ini tak adil Menjerit karena ingin didengar Mengumpat akan setiap keegoisan mereka Tapi.. Apa memang benar begitu? Apa mereka sungguh egois? Apa iya hanya kamu yang selalu mendengar? Apa iya kamu tak pernah didengar? Mungkin cermin besar itu yang mampu mengungkapnya Sesekali, tataplah bayangmu di sana Lihat dia dengan seksama Perhatikan setiap detailnya, mulai dari ujung kepala hingga ke ujung kaki Kenali dia yang terpantul jelas tepat di hadapanmu Pahami geraknya, pandangnya, hingga caranya dalam berpikir dan bertindak Sudahkah kau temui dia? Sudahkah kau kenali dia? Sudahkah kau memahami setiap rasanya? Sudahkah kau mendapatkan jawabannya? Apa benar dia selalu adil? Apa benar dia selalu mendengar? Apa benar dia selalu peduli? Apa benar sedikitp...