Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

(Catatan) Refleksi Diri

Ada saatnya jiwamu membatin Bergelut dengan berjebah rasa yang mampu memaksamu menolak tegas segala bentuk nalar positif Membuatmu terjebak dalam berbagai stigma populer Merasa hidup ini tak adil Menjerit karena ingin didengar Mengumpat akan setiap keegoisan mereka Tapi.. Apa memang benar begitu? Apa mereka sungguh egois? Apa iya hanya kamu yang selalu mendengar? Apa iya kamu tak pernah didengar? Mungkin cermin besar itu yang mampu mengungkapnya Sesekali, tataplah bayangmu di sana Lihat dia dengan seksama Perhatikan setiap detailnya, mulai dari ujung kepala hingga ke ujung kaki Kenali dia yang terpantul jelas tepat di hadapanmu Pahami geraknya, pandangnya, hingga caranya dalam berpikir dan bertindak Sudahkah kau temui dia? Sudahkah kau kenali dia? Sudahkah kau memahami setiap rasanya? Sudahkah kau mendapatkan jawabannya? Apa benar dia selalu adil? Apa benar dia selalu mendengar? Apa benar dia selalu peduli? Apa benar sedikitp...

(Kisah) Tanpa Jeda (Bagian III)

Aku selalu bahagia setiap kau meluangkan waktu untuk mendengar ceritaku. E ngkau selalu memberi dukungan dan arahan. Bahkan setiap perkataan yang kau sampaikan masih terekam jelas dalam ingatanku. Banyak hal yang membuatku kagum terhadapnya. Mungkin ia tak menyadari namun aku adalah seorang yang memperhatikan detail-detail kecil dalam memahami sifat seseorang. Berkali-kali ia menunjukkan kesederhaan dan kepedulian yang tulus. Aku masih ingat, saat SMA, aku mengagumi seorang kakak kelas. Dia pecinta film. Aku pun mempelajari hal-hal yang dia suka. Maklum, masih ABG. Aku masih sangat labil. Aku masih ingat judul film yang menjadi favorit kakak kelasku. Aku pun sibuk mengganggunya lagi untuk berkonsultasi tentang seluk beluk film itu. Dia tetap mendengarkan dan memberi jawaban, seperti biasa, hampir selalu dengan solusi. “Oh iya, nih. Temen gua ada tuh filmnya. Nanti, ya gua pinjemin..”, jelasnya singkat. Aku sangat senang. Keesokan harinya, kita kembali...