(Puisi) Hanya Engkau
Hanya Engkau Oleh : Sonya Pandiangan Jika suka yang kau ingin, bukan, bukan aku tempatnya Jika bahagia yang kau harap, bukan, bukan aku tempatnya Jika tangis, marah, emosi yang kau cari, iya, akulah tempatnya Jika duka, luka, bahkan dendam yang kau mau, iya, akulah orangnya Bukan, aku bukan yang sempurna Bukan, aku bukan yang indah seperti khayalmu atau mereka Aku manusia, aku punya sisi kejam, busuk, bahkan bejat Aku punya topeng, sering munafik, tak segan menusuk dan mengkhianat Aku, iya akulah orangnya Aku manusia itu, yang gelap, cacat, dan hina Aku manusia itu, yang mengharap dan percaya bukan kepada manusia Aku manusia itu, yang menolak untuk sekadar bersandar walau sejenak Satu yang pasti, bukan sekedar takhyul atau dongeng semata Jalan tetap dan benar hanya satu, jauh dari munafik, jauh dari kejijikan dunia Tempat berteduh, tempat bersandar, hanya Tuhan, benar sungguh hanya Tuhan Hanya Dia, oleh Dia, karena Dia manusia ada, tercipta, bahkan hidup ...