(Catatan) Hiduplah dengan Terus Mempertanyakan
Bicara kehidupan, mungkin terpintas kata
hambatan, atau mungkin kegagalan, kehilangan, pengalaman, kenangan atau
kebahagiaan.
Jika dapat disimpulkan, kehidupan adalah sebuah
perjalanan dan dalam setiap perhentian akan berpapasan dengan berbagai kejadian
yang memberikan warna baru setiap harinya, kadang cerah, kadang kelabu, dan tak
jarang kelam.
Apapun itu, langkah ini harus terus berlanjut
untuk menemukan jawaban akan setiap pertanyaan yang muncul secara bergantian
selama menjalani sesi kehidupan.
Penentuannya ada di diri sendiri, hak
prerogatifmu untuk memutuskan. Bisa juga berpura- pura tidak peduli dan
melanjutkan saja dengan 'apa adanya', atau berani mengambil langkah berbeda,
tak henti mencoba untuk mengungkap jawaban agar dapat terus tumbuh berkembang,
bergerak dengan dinamis.
Benar, bukan suatu keharusan untuk menjadi
berbeda. Tentu sakit rasanya dan untuk apa jika hanya mati pada akhirnya?
Ya, memang demikian, namun bukankah hidup yang
terus membodohi diri, pura-pura buta dan tuli, sama halnya dengan bunuh diri?
Hidup bukan mati. Mengapa harus disiakan kesempatan yang hanya dapat dijalani
dalam satu putaran?
Jangan biarkan kesesakan itu menyiksa. Tak ada
kata terlambat untuk memulai kembali. Lihat, masih ada jalan terbuka untuk
mengenal lagi yang telah lama tersembunyi. Ketika kau masih hidup, tunjukanlah
bagaimana sikap orang yang benar-benar belum mati.
Pancarkan lagi hasrat yang terpendam. Teruslah
mempertanyakan hal yang ditemukan dalam perjalanan, hingga nantinya akan
didapatkan jawaban yang akan membangun kehidupan.
Kesempatan adalah hadiah dalam perjalanan
menikmati kehidupan.
Jangan biarkan celah terbuka pada penyesalan.
Bekasi, Februari 2021
Komentar
Posting Komentar