(Puisi) Selisik Rasa

Selisik Rasa

Oleh : Sonya Pandiangan  


Mungkin mereka pikir aku gila
Mungkin mereka pikir aku sungguh bodoh
Namun, satu yang pasti, hatiku tak pernah mengucap dusta

Ku katakan apa yang ku rasa
Ku lakukan seperti yang hatiku katakan
Seperti saat aku mencintaimu
Seperti saat aku terus menunggu kehadiranmu
Semua persis sama, tanpa reka, seperti apa yang sebenarnya ku rasa

Mereka bilang malam itu gelap, namun bagiku terang
Karena kau adalah bintang dengan cahya benderang
Mereka bilang siang itu terik, namun bagiku sejuk
Karena kau adalah hembusan angin yang membawa kesejukan

Aku tau aku rapuh, sebagai Hawa yang raganya lemah tanpa hadirnya Adam
Aku tau bahkan kakiku pun tak mampu menyokong tubuhku

Namun, aku tau perasaan ini begitu kuat, tak kan pernah rapuh
Selama kau ada, aku ada, bahkan sampai kita tiada
Rasa ini akan terus ada, abadi, walau jarang terucap


Medan, 25 November 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Catatan) Sendiri

(Kisah) Pagi Dunia

(Puisi) AKU